Whatsapp vs. Telegram

Ku berubah, kau pun berubah…

Whatsapp (apps yang pasti kita pakai tiap hari ini) baru aja update policy-nya baru-baru ini. Dan kalau diperhatikan di bagian bawah kalimatnya cukup lugas “kalau kita sebagai user ga masalah data kita dibagiin ke Facebook yauda pakai aja kayak biasa atau ya silahkan CARI aplikasi lain”.

Halaman policy-nya sendiri ada 8000 halaman penuh jargon-jargon asing (yah kayak policy apps-apps lainnya). Intinya sih Whatsapp bakal bagi data kita kayak lokasi, level batere, IMEI, provider, nama grup, status, profile photo, dll ke Facebook dengan tujuan agar Facebook bisa bikin iklan yang ditampilin ke kita lebih ‘sesuai’ ke kita.

Buat yang bermasalah dengan hal-hal di atas, bisa iseng nyoba apps messaging lain yang lebih banyak fitur tapi tetep aman, yaitu Telegram:

  • Member grup bisa sampai 200.000 (WA cuma 256)
  • Bisa pinned chat meski di grup (di WA kan cuma bisa di personal aja)
  • Mute SEMUA grup (WA harus satu per satu)
  • Ada di iPad
  • Bisa sembunyikan nomor ponsel, bahkan bisa buat username sendiri
  • Fitur poling
  • Bisa edit pesan meski uda dikirim
  • Bisa kirim file sampai 1.5 GB

Atau belakangan rame juga apps Signal (bahkan Elon Musk juga ikut nyaranin pakai apps ini) tapi sekilas sih fitur Telegram masih lebih banyak.

Titik cerah dari pemerintah untuk teman-teman UMKM feat. Gerry Daniel Marpaung

Virtual product launch, gimana caranya? feat. Adelia Delz

Daftar Shortcut Zoom

View this post on Instagram

Daftar shortcut Zoom.

A post shared by Click Sky Tech (@clickskytech) on

Kenapa TikTok begitu adiktif?

View this post on Instagram

Kenapa TikTok begitu adiktif?

A post shared by Click Sky Tech (@clickskytech) on

Whatsapp Anda di-hack?

View this post on Instagram

Whatsapp Anda di-hack?

A post shared by Click Sky Tech (@clickskytech) on

%d bloggers like this: