Harga HP kok makin kesini makin mahal ya?


Dulu hp di atas 15 juta itu bodinya dari kulit, batu ruby atau batu safir. Sekarang hp dengan harga segitu uda dianggap normal. Contoh iPhone XS Max 512 GB aja uda nyentuh 24 juta.

Ga cuma di model premium, tapi juga mid-end ikutan naik harganya. iPhone XR lebih mahal 8% daripada iPhone 8 rilis tahun lalu (atau 17% lebih mahal daripada iPhone 7 rilis dua tahun lalu).

Apple bisa dibilang ponsel “normal” yang pertama kali nyentuh harga 15 juta, netizen nyinyir ini itu tapi sekaligus langsung jadi hp Apple paling laku tahun kemarin. Apple jelas melakukan hal ini buat bikin “kelas” sendiri di antara flagship lainnya.

Salah satu faktor kenaikan harga yang tinggi ini juga dikarenakan adanya permintaan memori internal yang terus makin tinggi. Wajar sih produsen cukup tambah ongkos produksi sekitar 300 ribu rupiah (misal kenaikan dari internal 64 GB ke 128 GB) tapi bisa dijual beda 1 juta rupiah (margin: 700 ribu rupiah). Makanya banyak brand menjual “internal kita gede lho”, karena itu “inovasi” paling murah tapi harga jual bisa jauh meningkat.

Tapi sementara flagship terus berlomba menaikkan harga, sebenarnya buat yang ingin punya hp model flagship dengan budget 2 jutaan, Xiaomi Mi A2 lite sudah cukup kok (mirip banget sama iPhone X) :p

Image via @cnet

Advertisements
Posted in Article | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Bikin Sticker Whatsapp Sendiri

Lagi nge-tren bikin sticker Whatsapp sendiri, langsung aja begini caranya (btw so far baru bisa di Android ya):

1. Download Background eraser. Sesuai namanya app ini untuk hapus background foto. Pilih “Load a Photo”, pakai aja fitur “Auto”, pilih “Save”.

2. Download PicsArt. App ini untuk tambah kata-kata. Pilih “+”, pilih foto yang telah kita hapus tadi background-nya, pilih “text”, pilih “Save”.

3. Download Personal Stickers for Whatsapp. App ini untuk masukkan ke Whatsapp. Tinggal pilih “add” saja.

Posted in How To | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Mengapa Xiaomi Worth It Banget di Tiap Range Harga?

Bro, pilih hp yang paling worth-it-to-buy tuh apa ya? Saya pasti menjawab dengan Xiaomi.

Sebenarnya jawabannya ga segampang itu sih ya, kan tergantung kebutuhan juga, tapi kalau prestise nomor 1 ya ada Apple atau Samsung. Tapi kalau paling worth it ya pasti Xiaomi.

Ada 2 faktor menurut saya yang membuat Xiaomi ini pasti jadi top 5 hp terlaris tiap tahunnya:

1. Harga murah. CEO Xiaomi (Lei Jun) sendiri sudah bilang bahwa akan mengambil margin laba cuma 5% (setelah pajak) dari biaya produksi. Lima tahun pertama berdirinya, Xiaomi mengalokasikan dana nol untuk marketing, advertising, dan distribution. Kebanyakan brand lain memasang harga 2x dari modal.

2. Komunitas. Mungkin hanya ada 2 brand ponsel yang punya fans fanatik, Apple dan Xiaomi. Kalau Apple lebih individualistis, Mi Fans (begitu mereka menyebutnya) lebih sering ngumpul-ngumpul. Dan ini juga terjadi di global bukan hanya di Indo. Interaksi sesama anggota berawal dari forum online, berlanjut ke media sosial, kemudian kopdar di tiap peluncuran produk Xiaomi (mulai dari Redmi 1S di tahun 2014).

Mungkin 2 faktor barusan yang tidak dimiliki brand teknologi lain ya.

Image via @xiaomiindonesia

Posted in Article | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

iPad Baru Makin Mirip Laptop

Akhirnya iPad baru makin mirip laptop. Karena Apple melengserkan port lightning dan menggantinya dengan port USB-C, jadi bisa terhubung langsung ke keyboard, mouse, monitor yang lebih besar, flash disk, hard disk eksternal, microSd reader, kamera, atau device lainnya.

Meski sebenarnya sudah lama Apple memakai port ini di Macbook, tapi di jajaran iPad baru kali ini. Mungkin iPhone selanjutnya juga akan pakai ini kali ya.

Image via @CBSInteractive

 

 

Posted in Article | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

The Night Comes for Us

Belakangan lagi ramai film The Night Comes for Us. Film Indo durasi 2 jam yang intense banget dari awal mulai. Darah dimana-mana. Tapi memang ekslusif Netflix. Sayangnya khusus pemakai Telkomsel/Indiehome tidak bisa akses Netflix ini. Berikut caranya yang ingin tetap nonton (buat pengguna iPhone/iPad):

1. Download DNSCloak dari App Store.

2. Buka appsnya, lalu search DNS yang mau dipakai. Bisa pakai punya Google/Cloudflare. Lalu tap “use this server” dan “allow”. DNSCloak akan install profile di Settings.

3. Tap tombol start di kiri atas.

4. Jika mau aktif terus tinggal aktifkan “Connect on Demand”

Cara ini juga bisa dipakai untuk akses Reddit atau web apapun yang diblokir provider 🙂

Image via @tncfu

 

Posted in How To | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Go-Pay vs. Ovo

Mungkin banyak dari kita lebih banyak menggunakan GoPay-nya Gojek tapi sebenarnya fitur-fitur Ovo-nya Grab juga tidak kalah. Berikut beberapa kelebihan dan kekurangannya.

OVO:
(+) Top-up bisa di Indomart, lebih banyak merchant support pembayaran via OVO (dan juga parkir di mall Lippo Grup).
(-) Top-up melalui bank dikenakan Rp 6.500, belum bisa transfer ke user lain, apps terpisah dengan Grab, belum bisa top-up melalui BCA (yah iya sih, OVO kan punya Lippo Grup).


Go-Pay:
(+) Top-up melalui bank hanya dikenakan Rp 1.000, bisa transfer saldo ke user lain.
(-) Minimart yang bisa top-up hanya di Alfamart, hanya bisa digunakan di ekosistem Gojek. UPDATE (thanks bro Hendrik!): Gopay sudah bisa dipakai di beberapa merchant seperti MCD, starbuck dll

Image via @tirto.id dan KrASIA

Posted in Article | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment